TUGAS 6 KITMIA ORGANIK
KELOMPOK
Asnira Ainum Nur
Carman Tasia
Irvandi Hernawan
Kadar Karbohidrat dalam Sample Mie
REAKSI
(C6H10O5)n +
nH2O -------->
nC6H12O6
C6H12O6 +
2CuO -------->
Cu2O + C5H11O5 + COOH
sisa CuO + 2KI + H2SO4 -------->
CuI2 + K2SO4 + H2O
CuI2
--------> Cu2I2 + I2
I2
+ Na2S2O3
-------->
2NaI + Na2S4O6
Dasar prinsip
Kedua cara ini adalah hidrolisis pati oleh asam menjadi gula pereduksi. Pada penetapan cara luff dipakai pereduksi garam Cu kompleks, dimana glukosa yang bersifat pereduksi Cu2+ menjadi Cu+ atau CuO di reduksi menjadi Cu2O yang berwarna merah bata. Kemudian kelebihan CuO di tetapkan dengan cara iodometri.
TUJUAN
Untuk mengetahui kadar karbohidrat dalam sample mie.
Pengamatan
Bobot sampel : 3,0069
MG
Vol.penitar blanko : 22.90
ML
Vol.penitar sampel : 13.50
ML
N.TIO : 0,0922 ML
PERHITUNGAN
Vt = Vt blanko – Vt sampel
= 22,90 ml – 13.5 ml
= 9.4 ml
Koversi mg Glukosa menurut luff / ml dalam 0,1000 N
tio
9,4 ml = 9
ml = 22,4 mg
O,4 ml = 0.4
* 2,6 = 1,04 mg
22,4 mg +
1,04 mg + 23,44 mg
= 23,44
mg * 0,0922
0,1
= 21,61 mg
%karbohidrat = 25*21,61*0,9 * 100%
3006,9
= 16,17%
CARA KERJA
1 Ditimbang sampel sebanyak 3,0069 gram ke dalam erlenmeyer
2 Ditambahkan 25 ml HCl 3 %
3 Dididihkan selama 1,5 jam dengan pendingin tegak
4 Dimasukkan ke dalam labu ukur 250 ml
5 Dinetralkan dengan NaOH 3,25 % (indikator PP)
6 Dihimpitkan hingga 250 ml
7 Disaring, lalu diambil filtratnya
8 Dipipet sebanyak 10 ml (filtrat) ke dalam erlenmeyer asah
9 Ditambahkan 25 ml Luff dan 15 ml H2O
10 Dididihkan selama 10 menit dengan pendingin tegak lalu didinginkan
11 Ditambahkan KI 30% sebanyak 10 ml dan 25 ml H2SO4 25%
12 Dititrasi dengan tio 0,1 N terstandarisasi dengan indikator kanji
13 Dibandingkan terhadap blanko
Kesimpulan
hasil perhitungan dapat di simpulkan bahwa kadar karbohidrat dalam sample mie adalah 16,17 %